Real Madrid harus menjaga Julen Lopetegui

Tidak perduli berapakah banyak berita penting yang tercecer di semua kertas sepakbola Spanyol, berteriak karena itu. Jalan keluar Real Madrid bukan untuk mengeluarkan pelatih mereka, Julen Lopetegui. Sekurang-kurangnya, itu bukan jalan keluar untuk apakah yang betul-betul melumpuhkan Los Blancos. Mungkinkah bentuk sekarang ini jadi fakta buat Florentino Perez untuk rasakan jari pemicunya makin gatal? Mungkin, ya.

Apa arah yang mendekati rekor kekeringan ialah makanan yang prima untuk rentang perhatian pendek, elang yang digerakkan oleh agenda yang menyerap alat bikin, radio serta tv sepak bola Spanyol? Sayangnya demikian, tapi ada langkah yang lebih jelas untuk memandang keadaan Madrid. Kembali juga, seseorang “mengeluarkan pelatih!” Ketetapan tidak bisa hadir sesudah delapan laga liga, bukan saat Los Blancos cuma dua point di belakang Sevilla (yang belumlah pimpin La Liga sendiri semenjak 1940-an) atau diikat dengan Alaves yang rendah hati.

Dalam kata lainnya, ini ialah peristiwa yang aneh. Ikut tidak bisa organisasi alat yang sama yang, tiada terkecuali, meneteskan air liur atas Julen Lopetegui Madrid saat mereka menaklukkan Roma 3-0 pada Matchday 1 Liga Champions menjaga kredibilitasnya bila mereka saat ini memakai pisau metafora mereka.

Diario AS menjelaskan mengenai laga itu: “Roma yang sama yang meniadakan Barça dari peta lima bulan lantas, menahan [Lionel] Messi menyentuh bola, dihancurkan tadi malam oleh team yang bermain sepakbola seperti Ajax pada 1970-an.” Ambil Marca? “White Spectacle! Dengan tampilan semacam ini, tak perlu memperingatkan diri kita mengenai waktu lantas yang mulia: Ini ialah resital dari pertama sampai akhir.” Fandango sekarang ini memerlukan beberapa kerangka; bila tidak, omong kosong akan berlangsung.

Baca Juga :

Betawitoto :

Osakatogel :

IkanJoker :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *