Dani Alves Ingin Mencoba Peruntungan di Inggris?

Dani Alves rupanya masih berkeinginan untuk mencoba peruntungan di tanah Inggris. Salah satu bek milik Paris Saint-Germain (PSG) itu sendiri mengungkapkan harapan khususnya sebelum resmi menyudahi perjalanan karier sebagai seorang pemain sepak bola profesional. Alves mengklaim jika dirinya sangat ingin mencicipi kompetisi bergengsi di kasta tertinggi asal Negeri Ratu Elizabeth, yaitu English Premier League (EPL) terlebih dulu sebelum akhirnya gantung sepatu. Persaingan yang begitu ketat menjadi salah satu alasan yang membuatnya tertarik untuk turut berkompetisi di ajang tersebut. Ia pun berharap bisa mewujudkan keinginannya tersebut di waktu yang tersisa sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun.

Hal itu disebabkan usia Alves sendiri pada saat ini sedianya telah memasuki kepala tiga dan dirinya secara otomatis akan genap menginjak usia 36 tahun pada akhir musim 2018 – 2019 ini.Nama Alves sendiri sebenarnya pernah menjadi incaran utama tim-tim papan atas Liga Inggris. Dua musim sebelumnya, ia bahkan mendapat tawaran dari duo Manchester, namun sang pemain malah memilih bergabung ke Paris Saint Germain. Seperti yang dilansir dari Daily Mail pada hari Selasa, 13 November 2018 kemarin, Alves menerangkan bahwa ide dirinya untuk kemungkinan besar bakal menutup kariernya tanpa pergi ke Liga Inggris adalah hal yang tidak mungkin.

Sebab ia sendiri menilai, Liga Inggris adalah sepakbola paling menakjubkan di dunia. Pertama, karena rasa hormat untuk para pemain dari para suporternya, dan kemudian karena gairah yang besar di lapangan. Oleh sebab itu bila dirinya dapat bermain di Liga Inggris, maka ia menganggap perjalanan kariernya baru bisa dikatakan sempurna. Akan tetapi di atas itu semua dirinya berharap dapat mewujudkan keinginan bermain di sana dengan satu atau cara lain. Eks punggawa FC Barcelona yang kini tengah memperkuat PSG itu juga menyatakan perasaaan yakinnya bila rekan setim, Neymar da Silva Junior bakal menjelma menjadi pemain terbaik di dunia jika dilatih oleh Josep Guardiola. Hal ini diyakini Alves lantaran menurutnya Guardiola memiliki kemampuan yang begitu apik dalam menangani setiap pemain serta klub.

Dani Alves pun merasa optimis jika Neymar bisa mengantongi trofi Ballon d’Or saat ini jika dirinya bekerja sama dengan Guardiola saat masih memperkuat Barcelona. Sayang, saat pemain berpaspor Brasil itu hengkang ke Barcelona pada 2013, Guardiola sudah tak lagi berada di Camp Nou. Pelatih yang memiliki ciri khas berkepala plontos tersebut tengah berstatus sebagai pelatih Bayern Munich kala itu. Kemampuan ciamik Neymar dalam mengolah si kulit bundar memang belum pernah bisa mengantarkannya merengkuh penghargaan pemain terbaik di dunia, Ballon d’Or, sampai saat ini.

Namanya memang hanya pernah bertengger di posisi ketiga pada perebutan trofi Ballon d’Or 2015 dan 2017, namun belum dinobatkan sebagai pemain terbaik di dunia. Alves pun yakin jika Neymar da Silva datang ke El Barca pada saat Pep Guardiola masih melatih di sana, trofi Ballon d’Or sudah bisa berada di pelukannya. Alves menilai, baik Neymar dan Barcelona akan lebih baik jika dia menjadi bagian dari tim yang dilatih oleh Guardiola, tanpa diragukan lagi. Keduanya sudah pasti dapat menghasilkan sesuai yang lebih baik lagi ke depannya. Alves sangat percaya jika Neymar telah ditangani oleh Guardiola, maka dia akan melakukan hal yang lebih besar.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *